Infotainment / Seleb

Top Infotainment / Seleb News

Wartawan Senior Sahat Valentino Aritonang Tutup Usia Dengan Tenang di RS. Pasar Rebo Jaktim

JAKARTA, JURNALIST INDONESIA. COM -- Hari ini insan media di kejutkan dengan

jurnalistindonesia Posted jurnalistindonesia 1 year ago

Inovasi Luar Biasa Produk Daur Ulang Pengganti Kayu Telah Hadir Dengan Nama Plana ( Plastik For Nature) . JAKARTA , JURNALIST INDONESIA.COM — Kini inovasi yang luar biasa tercipta anak muda yang berbakat , siapa yang tidak mengenal sosok anak muda yang bernama Kenny Lukito adalah Co-Founder dan Executive Director bisnis Plana. Di era Digital modern ini Plana menghadirkan instalasi bukan Kayu untuk memperkenalkan produk mereka dan kontribusinya terhadap lingkungan. Seperti kita ketahui Sampah menjadi salah satu persoalan lingkungan yang banyak dikhawatirkan banyak pihak di seluruh dunia. Menyadari hal tersebut , Plana (Plastic For Nature) hadir dengan misi untuk terlibat dan berkontribusi dalam memperkenalkan produk daur ulang yang hasilnya sangat luar biasa. Harapannya, bisnis mereka ini dapat menjadi solusi untuk masa depan yang berkelanjutan (sustainable future). Komitmen ini di pertegas Plana dengan meluncurkan pameran dengan topik “Bukan Kayu”. Ketika reporter Jurnalist Indonesia .com sempat wawancarai , Kenny Lukito selaku Co-Founder dan Executive Director Plana, mengatakan “Kami membuat sebuah instalasi dengan menggunakan produk waste to material Plana yang didesain oleh Monokroma,” kata Kenny Lukito Co-Founder dan Executive Director Plana kepada awak media. Instalasi ini merupakan bukti dari konsistensi mereka dalam menggunakan dan mendaur ulang material sampah plastik. Olahan tersebut kemudian menjadi sebuah produk yang diberi nama PlanaWood. Tidak hanya memperkenalkan produknya saja, Plana juga ingin mengedukasi serta memberikan pengalaman berbeda kepada masyarakat mengenai bangunan ramah lingkungan, dengan material mentah dari PlanaWood yaitu gabah padi dan sampah plastik. Di jelaskan Kenny lebih lanjut, “PlanaWood kami harap bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan terhadap kayu yang tahan terhadap cuaca, rayap, dan anti lapuk. Dengan menggunakan produk hasil daur ulang komposit antara gabah padi dan sampah plastik, produk ini bisa membantu mengurangi serta mendaur ulang sampah plastik dan agrikultur,” ungkap Kenny Lukito. Instalasi Bukan Kayu terbentuk dari penggunaan kembali 1.115 kg gabah padi dan 3.150 tutup botol plastik. Setelah pameran ini Plana berencana untuk terus berkontribusi dalam menyuarakan perubahan demi menyelamatkan bumi. ( Jojoe )

jurnalistindonesia Posted jurnalistindonesia 21 hours ago
- Advertisement -
Ad imageAd image